PURWOKERTO – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan pada puncak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (27/04). Dalam kegiatan tasyakuran yang digelar secara terpusat, Bapas Purwokerto berhasil meraih penghargaan sebagai Bapas Terbaik se-Jawa Tengah serta Juara Harapan 1 Bapas Berprestasi tingkat nasional.

|
Baca juga:
Lapas Kelas IIA Purwokerto Raih Penghargaan
|
Penghargaan tersebut menjadi bukti atas dedikasi dan kekompakan seluruh jajaran pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Muhammad Susanni, kepada Kepala Bapas Purwokerto saat itu, Bluri Wijaksono.
Momentum penghargaan ini juga bertepatan dengan pergantian kepemimpinan di Bapas Purwokerto. Bluri Wijaksono secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Nasirudin sebagai Kepala Bapas yang baru, sekaligus menyerahkan capaian prestasi yang telah diraih.
Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin, menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pegawai yang telah membawa Bapas Purwokerto meraih penghargaan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh tim. Ke depan, kami berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ” ujar Nasirudin.
Sementara itu, Muhammad Susanni mengapresiasi capaian yang diraih Bapas Purwokerto dan berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja yang telah dilakukan. Kami berharap Bapas Purwokerto terus menjaga konsistensi dan menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di Jawa Tengah maupun tingkat nasional, ” ungkapnya.
Dengan capaian ini, Bapas Purwokerto diharapkan terus memperkuat peran dalam pembimbingan kemasyarakatan serta berkontribusi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.
(Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum