Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Kerja Sama Produksi Sapu Lidi dengan CV. Pusat Handicraft

    Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Kerja Sama Produksi Sapu Lidi dengan CV. Pusat Handicraft
    Lapas Kelas IIA Purwokerto Jajaki Kerja Sama Produksi Sapu Lidi dengan CV. Pusat Handicraft

    PURWOKERTO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto menerima kunjungan Direktur CV. Pusat Handicraft, Ariyanto, pada Jumat, 21 November 2025.

    Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penjajakan kerja sama pelatihan dan produksi sapu lidi yang akan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Rombongan tamu diterima oleh Kasi Kegiatan Kerja beserta jajaran di ruang bimbingan kerja.

    Dalam kesempatan tersebut, Direktur CV. Pusat Handicraft menyampaikan apresiasinya atas sambutan dari pihak Lapas. Ia memperkenalkan usaha yang dikelolanya di Kroya, Cilacap, yang rutin memproduksi dan memasarkan sapu lidi serta berbagai produk handycraft. Ariyanto menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan pasar cukup tinggi, sehingga kerja sama dengan Lapas diharapkan dapat menjadi peluang positif bagi kedua belah pihak.

    Mewakili Kalapas, Kasi Kegiatan Kerja menyambut baik rencana kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa Lapas sebagai lembaga pembinaan terbuka terhadap kolaborasi dengan pihak swasta dalam meningkatkan keterampilan WBP.

    Nantinya, setelah tahap produksi berjalan, kerja sama akan dituangkan ke dalam naskah perjanjian sebagai bentuk kepastian hukum dan kejelasan hak serta kewajiban masing-masing pihak.

    Kalapas Purwokerto, Aliandra Harahap, turut memberikan tanggapan positif terkait langkah penjajakan yang dilaksanakan. 

    “Kami selalu mendukung hadirnya mitra yang mampu membuka ruang pelatihan dan produksi bagi warga binaan. Kerja sama seperti ini bukan hanya mengasah keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi mereka setelah bebas, ” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa setiap bentuk sinergi dengan stakeholder merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk memperkuat pembinaan kemandirian.

    Setelah sesi diskusi, pihak CV. Pusat Handicraft bersama jajaran Lapas meninjau workshop serta produk sapu glagah yang selama ini telah dikerjakan oleh WBP. Peninjauan tersebut juga membuka peluang kolaborasi lebih luas, termasuk kerja sama pemasaran di masa mendatang.

    (Humas Lapas Purwokerto)

    jawa tengah banyumas lapas purwokerto informasi terkini lapas purwokerto cv pusat handicraft
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Bapas Purwokerto Revitalisasi Mushola di...

    Artikel Berikutnya

    Peringati Hari Bakti Kemenimipas Ke-1, Lapas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami