PURWOKERTO – Momentum sakral dan penuh khidmat menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto pada Rabu (04/02). Balai Pemasyarakatan Kelas II Purwokerto turut menjadi saksi sejarah dalam upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi Alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Angkatan 55.

Dalam agenda strategis regenerasi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Bluri Wijaksono, diwakili oleh Kepala Urusan Tata Usaha, Dewi Umbarawati. Kehadiran perwakilan Bapas Purwokerto ini menunjukkan sinergitas yang kuat antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Banyumas dalam menyambut kader-kader pemimpin pemasyarakatan masa depan.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh internal Lapas Purwokerto, namun juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah dan para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Eks Karesidenan Banyumas. Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol dukungan moril sekaligus penyambutan resmi bagi para pegawai yang baru saja beralih status dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS sepenuhnya.
Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh rohaniwan dan disaksikan oleh para saksi serta seluruh tamu undangan. Suasana hening seketika berubah menjadi haru dan bangga saat para alumni Poltekip 55 mengucapkan janji setia mereka kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kesediaan untuk mengabdi dengan jujur serta disiplin.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, selaku pemimpin jalannya kegiatan, dalam sambutannya menekankan bahwa sumpah yang diucapkan bukanlah sekadar seremonial belaka. Ia mengingatkan bahwa beban tanggung jawab yang dipikul kini semakin berat seiring dengan status definitif sebagai PNS.
"Pengambilan sumpah ini adalah titik awal pengabdian yang sesungguhnya. Sebagai alumni Poltekip, kalian diharapkan tidak hanya bekerja secara normatif, tetapi mampu membawa inovasi dan perubahan positif. Integritas adalah harga mati. Saya berharap saudara-saudara dapat memegang teguh sumpah ini dan mengimplementasikan tata nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) dalam setiap pelaksanaan tugas, " tegas Mardi Santoso di hadapan para pegawai baru.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Bluri Wijaksono, menyampaikan pesan pentingnya bagi para PNS baru tersebut. Melalui pernyataannya, Bluri menyoroti peran strategis alumni Poltekip yang memiliki bekal akademis khusus di bidang pemasyarakatan.
"Kami dari Bapas Purwokerto mengucapkan selamat kepada adik-adik Alumni Poltekip 55. Ingatlah, kalian adalah kader intelektual pemasyarakatan. Tantangan pemasyarakatan ke depan, baik di Lapas, Rutan, maupun Bapas, semakin kompleks. Kami menanti kontribusi nyata, pemikiran segar, dan dedikasi tanpa batas dari kalian untuk kemajuan organisasi. Jaga marwah seragam dan institusi di mana pun kalian ditempatkan, " ujar Bluri Wijaksono.
Dewi Umbarawati, usai mengikuti rangkaian acara, turut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran kegiatan tersebut. Mewakili Kepala Bapas, ia juga sempat memberikan ucapan selamat secara langsung kepada para pegawai yang baru dilantik, sembari berharap sinergi antara Lapas dan Bapas akan semakin solid dengan adanya suntikan tenaga baru yang kompeten.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh Kepala UPT dan tamu undangan kepada PNS yang baru dilantik, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi tonggak awal karier mereka di Kementerian Imigrasi dan Pemasyrakatan.( Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum