Jamin Objektivitas Hak Klien, Bapas Purwokerto Gelar Sidang TPP Bahas Integrasi dan Evaluasi Disiplin

    Jamin Objektivitas Hak Klien, Bapas Purwokerto Gelar Sidang TPP Bahas Integrasi dan Evaluasi Disiplin
    dok humas bapas purwokerto

    Purwokerto - Selasa (25/11)  Balai Pemasyarakatan Purwokerto kembali menyelenggarakan Sidang Tim Pengentasan Pemasyarakatan (TPP), bertempat di Ruang Kamandaka Bapas Purwokerto. Sidang yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono, selaku Ketua TPP, dan berlangsung hingga selesai dengan suasana yang kondusif dan penuh kehati-hatian.

    Sidang TPP kali ini membahas dua agenda utama, yaitu pembahasan integrasi, serta evaluasi register F bagi klien pemasyarakatan. Ketiga agenda tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Bapas terhadap warga binaan dan klien agar program pemasyarakatan berjalan secara tepat, terukur, dan memenuhi ketentuan regulasi.

    Turut hadir dalam sidang tersebut Ka. Subsi BKD Elingrianti, Ka. Subsi BKA Fariyani, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Hadi Prasetyo, Urip Tri Kusumawati, serta perwakilan PK Muda dan PK Pertama. Para peserta sidang terlibat aktif dalam memberikan analisis, pertimbangan profesional, serta rekomendasi berdasarkan hasil asesmen dan data yang telah dikumpulkan sebelumnya.

    Dalam sambutannya, Kepala Bapas Purwokerto Bluri Wijaksono menegaskan pentingnya Sidang TPP sebagai forum strategis untuk memastikan bahwa setiap keputusan terkait klien pemasyarakatan diambil secara objektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan pembinaan.

    “Sidang TPP ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan proses penting untuk memastikan bahwa setiap klien mendapatkan penanganan yang sesuai dengan hasil asesmen, perilaku, serta perkembangan selama menjalani pembinaan. Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap keputusan, ” ujar Bluri.

    Ia juga menambahkan bahwa pengusulan tamping dan pembahasan integrasi harus mempertimbangkan aspek keamanan, manfaat, serta kesiapan klien dalam kembali menjalankan fungsi sosial di masyarakat.

    “Keputusan yang diambil hari ini berdampak langsung pada proses pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial. Karena itu, kami memastikan bahwa seluruh rekomendasi telah melalui proses kajian menyeluruh oleh para Pembimbing Kemasyarakatan, ” jelasnya.

    Selama proses sidang, setiap PK memaparkan hasil penilaian terhadap klien yang diusulkan, termasuk aspek perilaku, partisipasi dalam program pembinaan, kondisi keluarga, serta kesiapan lingkungan sosial. Sidang berjalan dinamis dengan diskusi mendalam untuk memastikan setiap keputusan memiliki dasar yang kuat dan komprehensif.

    Dengan terselenggaranya Sidang TPP ini, Bapas Purwokerto kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan yang humanis namun tetap berlandaskan aturan dan prinsip pembinaan yang profesional. Keputusan sidang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial klien, sehingga mereka dapat kembali berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

    Kegiatan ditutup dengan penegasan ulang dari Ketua TPP mengenai tindak lanjut hasil sidang dan koordinasi lanjutan yang akan dilakukan oleh masing-masing Pembimbing Kemasyarakatan. (Humas Bapas Purwokerto)

    ditjenpas kemenimipas news pemasyarakatan infoimipas guardandguide setahunbergerak setahunbekerja bapaspurwokerto
    Devira Arum

    Devira Arum

    Artikel Sebelumnya

    Sambut 44 Peserta Magang Nasional, Kepala...

    Artikel Berikutnya

    Dirjenpas Gelar Zoom Meeting Bahas Penguatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Wujudkan Lapas Hijau dan Mandiri, Lapas Purwokerto laksanakan Perawatan Tanaman Kacang Panjang 
    Tingkatkan Kualitas Pembimbingan, Bapas Purwokerto Pelajari Pengelolaan Griya Abhipraya di Yogyakarta
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Perkuat Langkah Strategis Pembangunan Zona Integritas, Lapas Kelas IIA Purwokerto Gelar Rapat Dinas Perdana Tim Kerja
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Jajaran Lapas Narkotika Purwokerto Ikuti Koordinasi Implementasi KUHP dan KUHAP
    Wujudkan Lapas Hijau dan Mandiri, Lapas Purwokerto laksanakan Perawatan Tanaman Kacang Panjang 
    Wujudkan Birokrasi Bersih, Bapas Purwokerto Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas 2026
    Wujud Kepedulian Sosial, Petugas dan WBP Lapas Kelas IIA Purwokerto Gelar Kerja Bakti dan Salurkan Bantuan Sosial di Desa Pamijen
    Kolaborasi Perencanaan, Lapas Purwokerto Terima Studi Tiru dari Lapas Narkotika Purwokerto
    Perempuan Berdaya dan Berkarya, Bapas Purwokerto Peringati Hari Ibu ke-97 Menuju Indonesia Emas 2045
    Dua Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto Jalani Pemeriksaan Rutin TBC di RST Wijayakusuma Purwokerto
    Asah Keterampilan, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto Produksi Sapu Lidi

    Ikuti Kami