Pengarahan “Tahun Baru, Revolusi Baru, Capaian Baru: Perubahan Lebih Baik Warga Binaan” Digelar di Lapas Kelas IIA Purwokerto

    Pengarahan “Tahun Baru, Revolusi Baru, Capaian Baru: Perubahan Lebih Baik Warga Binaan” Digelar di Lapas Kelas IIA Purwokerto
    Pengarahan “Tahun Baru, Revolusi Baru, Capaian Baru: Perubahan Lebih Baik Warga Binaan” Digelar di Lapas Kelas IIA Purwokerto

    Purwokerto – Memasuki tahun baru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto menggelar kegiatan pengarahan bertema “Tahun Baru, Revolusi Baru, Capaian Baru, Perubahan Lebih Baik Warga Binaan”.

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) ini juga diisi dengan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembinaan selama ini. Acara berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026.

    Dalam arahan yang disampaikan dengan penuh semangat, Kasi Binadik menekankan bahwa momentum tahun baru harus menjadi titik tolak bagi setiap warga binaan untuk melakukan revolusi dalam pola pikir dan perilaku.

    “Tahun baru bukan sekadar pergantian kalender. Ini adalah kesempatan emas untuk memulai lembaran baru, dengan semangat baru, dan tekad baru untuk berubah menjadi lebih baik, ” ujarnya di hadapan para warga binaan pagi ini.

    Lebih lanjut, Kasi Binadik menyampaikan bahwa konsep “Revolusi Baru” yang dimaksud adalah perubahan paradigma yang fundamental. Dari mentalitas yang pasif menjadi aktif berkarya, dari pikiran negatif menjadi positif, dan dari masa lalu yang kelam menuju masa depan yang penuh harapan.

    “Revolusi ini dimulai dari dalam diri masing-masing. Lapas menyediakan sarana, tetapi motor penggeraknya adalah kemauan keras Anda semua, ” tambahnya.

    Tema “Capaian Baru” ditekankan sebagai target yang harus diraih setiap warga binaan melalui partisipasi aktif dalam setiap program pembinaan yang diselenggarakan, baik di bidang kerohanian, pendidikan, ketrampilan, maupun olahraga. Setiap keterampilan yang dikuasai dan setiap sertifikat yang diperoleh dinilai sebagai modal berharga untuk menyongsong kehidupan yang mandiri dan bermartabat pasca pembebasan.

    Inti dari seluruh proses tersebut, menurut Kasi Binadik, adalah terwujudnya “Perubahan Lebih Baik” pada diri setiap warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun saat nanti kembali ke masyarakat. Perubahan ini diharapkan dapat memutus mata rantai recidivism (pengulangan kejahatan) dan menciptakan perubahan yang produktif.

    Sebagai bagian penting dari acara, Kasi Binadik juga memaparkan hasil evaluasi proses pembinaan selama satu tahun terakhir. Evaluasi ini mencakup tingkat partisipasi warga binaan dalam berbagai kegiatan, pencapaian target program, serta kendala-kendala yang dihadapi.

    “Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk perbaikan. Diharapkan di tahun 2026 ini, semua program pembinaan yang kami jalankan benar-benar efektif dan tepat sasaran untuk kemajuan Anda semua, ” jelasnya.

    Kegiatan pengarahan dan evaluasi ini ditutup dengan motivasi untuk menyambut tahun baru dengan penuh optimisme. Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang kondusif, sepanjang tahun 2026 dan seterusnya, sehingga fungsi pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan menjadi pribadi yang bertakwa, mandiri, dan berguna bagi masyarakat dapat tercapai secara optimal.

    (Humas Lapas Purwokerto)

    banyumas lapas purwokerto tahun baru
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Kalapas Purwokerto Beri Pengarahan dan Evaluasi...

    Artikel Berikutnya

    Penguatan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Tingkatkan Kualitas Pembimbingan, Bapas Purwokerto Pelajari Pengelolaan Griya Abhipraya di Yogyakarta
    Tingkatkan Kualitas Pembinaan Kepribadian, Lapas Narkotika Purwokerto Terima Bantuan Sarana Ibadah
    Wujudkan Lapas Hijau dan Mandiri, Lapas Purwokerto laksanakan Perawatan Tanaman Kacang Panjang 
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Wujudkan Birokrasi Bersih, Bapas Purwokerto Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas 2026
    Wujudkan Transparansi, Bapas Purwokerto Gelar Rapat Penyelarasan Dokumen Perjalanan Dinas Pembimbing Kemasyarakatan
    Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Jajaran Lapas Narkotika Purwokerto Ikuti Koordinasi Implementasi KUHP dan KUHAP
    Wujud Kepedulian Sosial, Petugas dan WBP Lapas Kelas IIA Purwokerto Gelar Kerja Bakti dan Salurkan Bantuan Sosial di Desa Pamijen
    Kolaborasi Perencanaan, Lapas Purwokerto Terima Studi Tiru dari Lapas Narkotika Purwokerto
    Perempuan Berdaya dan Berkarya, Bapas Purwokerto Peringati Hari Ibu ke-97 Menuju Indonesia Emas 2045
    Dua Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto Jalani Pemeriksaan Rutin TBC di RST Wijayakusuma Purwokerto
    Asah Keterampilan, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto Produksi Sapu Lidi

    Ikuti Kami