Purwokerto – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto, Mochammad Sjaefoedin, mengikuti kegiatan penutupan pembinaan mental (Bintal) pegawai yang dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tenis dan Wisma Sari, Nusakambangan, Kamis (5/2/2026).
Rangkaian kegiatan pembinaan mental diawali dengan penutupan secara resmi oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pujo Harinto.

Penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta sebagai simbol berakhirnya rangkaian pembinaan mental, dilanjutkan dengan peragaan senjata sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan ketangkasan pegawai, serta ditutup dengan yel-yel yang menggugah semangat dan kekompakan peserta.

Usai penutupan pembinaan mental, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah secara berurutan, termasuk Kepala Lapas Narkotika Purwokerto. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, yang kemudian memberikan arahan serta sambutan awal tahun. Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan pentingnya penguatan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan warga binaan.
"Tugas utama kita adalah memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk warga binaan, pada kesempatan awal tahun ini saya mengajak seluruh Kepala UPT untuk menjadi role model bagi seluruh pegawainya. Junjung tinggi integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan kinerja, " ujarnya.
Yudo, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pembinaan mental dan penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah strategis dalam membentuk aparatur Pemasyarakatan yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta berpegang teguh pada nilai-nilai integritas.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Narkotika Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan guna mendukung terciptanya layanan Pemasyarakatan yang profesional dan berkeadilan.
(Humas Elkapur)

Devira Arum