Bapas Purwokerto Gandeng KPAD Banyumas: Perkuat Edukasi Pencegahan HIV/AIDS bagi Klien Pemasyarakatan

    Bapas Purwokerto Gandeng KPAD Banyumas: Perkuat Edukasi Pencegahan HIV/AIDS bagi Klien Pemasyarakatan
    dok humas bapas purwokerto

    Banyumas - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Purwokerto bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Banyumas menggelar sosialisasi “Strategi Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS di Lingkungan Masyarakat” bagi klien pemasyarakatan pada Kamis (20/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bapas dalam mendukung layanan pembimbingan yang menyentuh aspek kesehatan, terutama terkait isu kesehatan masyarakat yang masih membutuhkan perhatian serius.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Griya Abhipraya Kotalama Banyumas ini diikuti oleh klien pemasyarakatan dari berbagai kategori layanan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi pemaparan maupun diskusi, menunjukkan bahwa topik kesehatan, khususnya HIV/AIDS, masih menjadi kebutuhan informasi bagi masyarakat luas.

    Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi mengenai HIV/AIDS merupakan langkah penting untuk membekali klien sebelum kembali ke masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa klien memahami risiko, cara pencegahan, serta langkah penanganannya. Pengetahuan ini diharapkan mampu menjaga kesehatan mereka sekaligus meningkatkan kualitas hidup, ” ujarnya.

    Tim KPAD Banyumas kemudian memberikan pemaparan terkait tahapan layanan HIV/AIDS, mulai dari proses skrining dan deteksi dini, konseling pra-tes, pelaksanaan pemeriksaan, hingga penyampaian hasil secara komprehensif. Penjelasan diberikan secara sederhana dan sistematis agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.

    Selain itu, peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai pentingnya terapi antiretroviral (ARV) bagi individu yang dinyatakan reaktif. Terapi ARV menjadi kunci dalam pengendalian HIV, karena membantu menekan pertumbuhan virus serta menjaga kondisi kesehatan agar tetap stabil.

    Narasumber KPAD Banyumas, Krisdianto S.S, menekankan bahwa kurangnya informasi sering menjadi penyebab munculnya stigma terhadap ODHA. “Dengan pemahaman yang benar, masyarakat dapat lebih terbuka dan tidak lagi menganggap HIV sebagai sesuatu yang menakutkan. Ini penyakit yang dapat dikelola selama seseorang rutin memeriksakan diri dan mengikuti terapi, ” jelasnya.

    Sementara itu, narasumber lainnya, Daniel, menambahkan bahwa pencegahan HIV/AIDS harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. “Ketika para klien kembali ke lingkungan sosial mereka, bekal pengetahuan seperti ini sangat penting agar mereka dapat melindungi diri sekaligus mengedukasi orang-orang di sekitarnya, ” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, Bapas Purwokerto berharap seluruh klien dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan menerapkan pola hidup yang lebih baik. Edukasi seperti ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mereka dalam menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan bebas stigma setelah kembali ke masyarakat.

    (Humas Bapas Purwokerto)

     

    ditjenpas kemenimipas pemasyarakatan infoimipas news bapaspurwokerto guardandguide setahunbergerak kesehatan
    Devira Arum

    Devira Arum

    Artikel Sebelumnya

    Evaluasi Pembinaan Kemandirian Warga Binaan,...

    Artikel Berikutnya

    Lapas Narkotika Purwokerto Gelar Panen Pepaya,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Tingkatkan Kualitas Pembimbingan, Bapas Purwokerto Pelajari Pengelolaan Griya Abhipraya di Yogyakarta
    Wujudkan Lapas Hijau dan Mandiri, Lapas Purwokerto laksanakan Perawatan Tanaman Kacang Panjang 
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Tingkatkan Kualitas Pembinaan Kepribadian, Lapas Narkotika Purwokerto Terima Bantuan Sarana Ibadah
    Wujudkan Kemandirian, WBP Lapas Purwokerto Hasilkan Sapu Glagah Bernilai Guna
    Wujudkan Komitmen Pengelolaan Usaha yang Matang, Koperasi Lapas Narkotika Purwokerto Laksanakan Rapat Kerja Koperasi
    Lapas Purwokerto Fasilitasi Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga di Bulan Ramadhan
    Wujudkan Birokrasi Bersih, Bapas Purwokerto Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas 2026
    Wujudkan Transparansi, Bapas Purwokerto Gelar Rapat Penyelarasan Dokumen Perjalanan Dinas Pembimbing Kemasyarakatan
    Wujud Kepedulian Sosial, Petugas dan WBP Lapas Kelas IIA Purwokerto Gelar Kerja Bakti dan Salurkan Bantuan Sosial di Desa Pamijen
    Kolaborasi Perencanaan, Lapas Purwokerto Terima Studi Tiru dari Lapas Narkotika Purwokerto
    Perempuan Berdaya dan Berkarya, Bapas Purwokerto Peringati Hari Ibu ke-97 Menuju Indonesia Emas 2045
    Dua Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto Jalani Pemeriksaan Rutin TBC di RST Wijayakusuma Purwokerto
    Asah Keterampilan, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto Produksi Sapu Lidi

    Ikuti Kami