Purwokerto – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto melaksanakan kegiatan ujian Bahasa Inggris bagi Warga Binaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan Bahasa Inggris yang dilaksanakan oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pembinaan di lingkungan Lapas, Kamis (19/02/2026).

Ujian tersebut diikuti oleh 21 orang warga binaan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan Bahasa Inggris dasar hingga menengah dari para peserta magang.

Pelaksanaan ujian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berbahasa Inggris para warga binaan, baik dalam aspek membaca, menulis, maupun pemahaman dasar percakapan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Yudi Suhartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi atas program pembinaan yang telah berjalan sekaligus upaya meningkatkan kompetensi warga binaan.

"Pelatihan Bahasa Inggris ini kami berikan sebagai bekal tambahan bagi warga binaan agar mereka memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Adanya peserta magang juga sangat membantu jalannya proses belajar mengajar. Melalui ujian ini, kami bisa melihat sejauh mana pemahaman mereka selama mengikuti pelatihan, dan dapat mengevaluasi capaian pembelajaran sekaligus menyusun langkah pembinaan selanjutnya agar lebih optimal, ” ujarnya.
Selama pelaksanaan ujian, para warga binaan tampak antusias dan serius mengerjakan soal yang diberikan. Para peserta magang turut mendampingi jalannya ujian dengan penuh tanggung jawab, memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Lapas Narkotika Purwokerto berkomitmen untuk terus memberikan program yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana, diharapkan mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik.
(Humas Elkapur)

Updates.