Purwokerto – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto melaksanakan Launching Kegiatan Pembimbingan Klien di Griya Abhipraya Kota Lama Banyumas, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini merupakan upaya konkret dalam mendukung pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan melalui kegiatan ekonomi produktif.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bapas Kelas II Purwokerto dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyumas serta klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Purwokerto.

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Bluri Wijaksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Griya Abhipraya di Kota Lama Banyumas diharapkan menjadi ruang pembimbingan yang produktif dan inklusif bagi klien pemasyarakatan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa klien pemasyarakatan tidak hanya mendapatkan pembimbingan administratif, tetapi juga pembekalan keterampilan dan penguatan mental agar siap kembali dan berperan aktif di masyarakat, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Bluri Wijaksono menegaskan bahwa program pembimbingan di Griya Abhipraya merupakan bagian dari strategi pemasyarakatan berbasis reintegrasi sosial dan kemandirian ekonomi. “Pembimbingan kemandirian melalui kegiatan ekonomi produktif menjadi salah satu kunci pencegahan residivisme. Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan pemerintah daerah, sangat penting untuk keberlanjutan program ini, ” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Griya Abhipraya Kota Lama Banyumas difungsikan sebagai pusat kegiatan pembimbingan kemandirian bagi klien pemasyarakatan. Program ini diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan ekonomi produktif sekaligus meningkatkan kesiapan klien dalam menjalani proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.
Selain kegiatan launching, acara juga diisi dengan bimbingan dan konseling bagi klien pemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa PPL UIN SAIZU Purwokerto dengan pendampingan Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas II Purwokerto. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan penguatan mental, sosial, dan keterampilan bagi klien pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembimbingan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berorientasi pada pemulihan serta kemandirian klien pemasyarakatan, sejalan dengan arah kebijakan transformasi pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.

Devira Arum