Purwokerto —Lapas Kelas IIA Purwokerto melaksanakan kegiatan asesmen kepribadian dan kesehatan mental pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan psikologis aparatur pemasyarakatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pegawai berada dalam kondisi mental yang sehat dan siap menjalankan tugas secara profesional, Rabu (14/01/2026).

Asesmen dilaksanakan secara terstruktur dengan menggunakan instrumen pengukuran psikologis guna mengetahui karakter kepribadian, tingkat stres, serta kondisi kesehatan mental pegawai.

Proses ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai kondisi psikologis pegawai dalam lingkungan kerja pemasyarakatan yang memiliki tingkat tekanan tinggi.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah preventif dalam menjaga kualitas kinerja pegawai.
“Kami ingin memastikan setiap pegawai memiliki kesiapan mental yang baik, sehingga mampu bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan pemasyarakatan yang aman serta humanis, ” ungkapnya.
Lebih lanjut, hasil asesmen kepribadian dan kesehatan mental ini akan menjadi dasar dalam penyusunan program tindak lanjut, seperti pendampingan psikologis, pembinaan, serta penguatan kapasitas pegawai. Dengan demikian, potensi permasalahan psikologis dapat dideteksi lebih dini dan ditangani secara tepat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Purwokerto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan.
Melalui asesmen kepribadian dan kesehatan mental ini, diharapkan pegawai mampu menjaga keseimbangan emosional, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal dan bertanggung jawab.
(Humas Lapas Purwokerto)
