Purwokerto - Suasana di Masjid At-Taqwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto terasa berbeda pada, Selasa Alunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar bergantian, bersahutan dengan syahdu dalam gelaran Lomba Hafalan Surat Pendek (Tahfidz) antar warga binaan, selasa (13/01/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini diikuti oleh 18 (delapan belas) peserta perwakilan dari setiap blok hunian. Meski berada dalam keterbatasan ruang gerak, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para warga binaan untuk melantunkan kalam illahi dengan fasih dan penuh penghayatan.

Perlombaan hafalan surat pendek tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus menjadi sarana pembinaan rohani agar mereka dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Yudi Suhartono, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, serta akhlak mulia kepada warga binaan.
Melalui kegiatan perlombaan hafalan surat pendek ini, diharapkan para peserta tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin menjadikan peringatan Isra Miraj ini sebagai momentum bagi warga binaan untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an. Menghafal surat pendek bukan hanya soal kompetisi, tapi soal menanamkan nilai-nilai kebaikan ke dalam hati mereka, " ujarnya.
Para peserta tampil satu per satu membacakan surat-surat pendek pilihan dengan tartil dan penuh penghayatan di hadapan dewan juri yang merupakan peserta magang kemenaker. Sorak semangat dan dukungan dari sesama warga binaan menambah semarak jalannya perlombaan, sekaligus mencerminkan kebersamaan dan semangat positif di dalam lapas.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus mendalami ilmu agama serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
(Humas Elkapur)
