PURWOKERTO – Menyongsong tahun baru dengan semangat profesionalisme yang diperbarui, Balai Pemasyarakatan Kelas II Purwokerto secara resmi melaksanakan pembagian jatah pakaian dinas baru bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Bapas Kelas II Purwokerto pada Senin (29/12).

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas ditetapkannya Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (KEPMEN IMIPAS) Nomor M.IP-23.OT.02.02 Tahun 2025 tentang Pakaian Dinas ASN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Perubahan seragam ini menandai babak baru dalam identitas visual instansi pasca-transformasi organisasi kementerian.
Simbol Kedisiplinan dan Keseragaman
Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono dalam sambutannya saat memantau proses distribusi, menyampaikan bahwa pakaian dinas bukan sekadar kain yang melekat di badan, melainkan representasi dari wibawa negara dan dedikasi pelayanan publik.
"Pakaian dinas baru ini adalah simbol integritas dan semangat baru di bawah naungan Kemenimipas. Dengan diberlakukannya Kepmen terbaru ini, saya berharap seluruh jajaran Bapas Purwokerto tidak hanya terlihat rapi secara fisik, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas kinerja dan kedisiplinan dalam memberikan bimbingan kemasyarakatan kepada klien, " ujar Bluri Wijaksono.
Proses Distribusi yang Terstruktur
Kegiatan pembagian pakaian dinas berlangsung dengan tertib. Fariyani, selaku Kepala Subseksi Bimbingan Klien Anak (Ka.Subsi BKA), yang turut mengawasi jalannya teknis pembagian, menjelaskan bahwa proses pengadaan dan distribusi ini telah dipersiapkan secara matang agar sesuai dengan data ukuran dan kebutuhan setiap pegawai.
"Kami memastikan setiap pegawai mendapatkan haknya sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan dalam regulasi. Distribusi hari ini mencakup beberapa jenis pakaian dinas yang diatur dalam Kepmen terbaru tersebut. Kami berharap dengan seragam yang serasi dan sesuai standar menjadi lebih solid, " ungkap Fariyani.

Antusiasme Pegawai: Identitas Baru, Semangat Baru
Perubahan desain dan atribut yang tertuang dalam KEPMEN IMIPAS TAHUN 2025 ini disambut positif oleh para pegawai. Fandy Achmad, salah satu pegawai Bapas Purwokerto, menyatakan rasa bangganya saat menerima jatah pakaian dinas tersebut.
"Tampilan seragam baru ini terasa lebih modern dan mencerminkan identitas kementerian yang lebih spesifik. Sebagai petugas di lapangan, seragam yang nyaman dan representatif meningkatkan kepercayaan diri kami saat berinteraksi dengan instansi penegak hukum lain maupun masyarakat luas, " tutur Fandy.
Senada dengan hal tersebut, Faizal Muntohar, pegawai lainnya, menekankan bahwa kewajiban memakai atribut baru ini adalah bentuk kepatuhan terhadap pimpinan dan organisasi.
"Kami siap mengimplementasikan aturan terbaru ini. Penggunaan pakaian dinas yang seragam sesuai regulasi adalah bentuk nyata dari kepatuhan kita sebagai ASN. Ini bukan hanya soal ganti baju, tapi soal kesiapan kita memberikan pelayanan yang lebih profesional dan akuntabel di tahun yang akan datang, " tegas Faizal. (Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum