Purwokerto — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan, Selasa (13/01/2026).
Kegiatan ini berlangsung di area SAE brandgang selatan Lapas dan melibatkan pejabat struktural, staf Bimker, peserta magang, mahasiswa PPL UIN Saizu, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pekerja Bimker.

Adapun hasil panen yang diperoleh berupa pepaya muda yang ditanam dan dirawat langsung oleh WBP. Pada panen kali ini, total pepaya muda yang berhasil dipanen mencapai 63 kilogram, yang selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto.

Hasil panen tersebut akan digunakan sebagai bahan menu sayur kangkung yang disajikan kepada WBP pada menu hari keempat dan hari pertama. Pemanfaatan hasil pertanian internal ini menjadi bentuk nyata optimalisasi kemandirian Lapas dalam mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Program ketahanan pangan ini tidak hanya mendukung pemenuhan bahan makanan di Lapas, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi WBP agar memiliki keterampilan yang bermanfaat, ” ujarnya.
(Humas Lapas Purwokerto)

Updates.