Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto Kembali Berhasil Panen Kangkung

    Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto Kembali Berhasil Panen Kangkung
    Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Narkotika Purwokerto Kembali Berhasil Panen Kangkung

    Purwokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan melalui kegiatan pertanian. Kali ini, warga binaan berhasil memanen kangkung yang ditanam di lahan pembinaan di dalam area blok hunian Lapas, Kamis (12/02/2026).

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Ilham Saputra Halilintar, bersama staff kegiatan kerja, peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan, dan warga binaan.

    Panen kangkung tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang secara rutin dilaksanakan. Sejak proses pengolahan lahan, penyemaian bibit, perawatan hingga masa panen, seluruh kegiatan dilakukan langsung oleh warga binaan di bawah pengawasan dan bimbingan petugas.

    Suasana gembira di area lahan sangat terasa, Petugas dan warga binaan bersama-sama saling bahu membahu mengumpulkan hasil panen kangkung sebanyak 30 kg. Lahan yang terbatas tidak membatasi produktivitas dan semangat.

    Ilham, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.

    Selain sebagai sarana pembelajaran, hasil panen juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas, sehingga turut membantu ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.

    "Lapas Narkotika Purwokerto memiliki berbagai jenis kegiatan pembinaan kemandirian, salah satunya adalah pertanian. Selain melatih dan memberikan bekal praktis kepada warga binaan, kegiatan pertanian ini juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan yang sedang dicanangkan pemerintah, " ujarnya. 

    Program pembinaan pertanian ini mendapat respons positif dari warga binaan. Mereka mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang tidak hanya mengisi waktu dengan hal positif, tetapi juga memberikan pengalaman dan ilmu baru.

    Keberhasilan panen kangkung ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kemandirian sebagai bekal reintegrasi sosial.

    (Humas Elkapur)

    banyumas lapas narkotika purwokerto wbp lapas narkotika purwokerto
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    BAPAS PURWOKERTO GELAR KAJIAN ISLAM SAMBUT...

    Artikel Berikutnya

    Rektor UIN SAIZU Purwokerto Komitmen Institusinya...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dr. Hendri: Jika Suatu Negara Dipimpin 'Calo', Maka Produk Impor Lebih Berkuasa dari Produk Dalam Negeri
    Babinsa  Wonorejo Pantau Pembangunan KDKMP, progres di percepat
    Kodim 0716/Demak Turunkan LCR Bantu Warga   
    Kodim 0716/Demak Gerak cepat Bantu Evakuasi Banjir di Demak   
    Dorong Transisi Energi, Sugeng Suparwoto: Elektrifikasi Kendaraan dan Kompor Jadi Kunci

    Ikuti Kami