Purwokerto – Dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan makanan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Purwokerto melaksanakan kegiatan pengambilan sampel makanan dan usap alat dapur oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas pada Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di dapur lapas sebagai bentuk pengawasan terhadap standar higienitas dan kelayakan konsumsi makanan.

Pengambilan sampel dilakukan terhadap beberapa menu makanan yang disajikan kepada warga binaan, serta pemeriksaan usap pada peralatan dapur yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyajian makanan telah memenuhi standar kesehatan dan sanitasi yang berlaku.
Petugas Labkesda melakukan pengambilan sampel secara langsung, mulai dari bahan makanan, hasil olahan makanan siap saji, hingga peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan.
Selanjutnya, sampel tersebut akan diuji di laboratorium guna mengetahui kelayakan dan keamanan makanan yang dikonsumsi warga binaan.
Kepala Subseksi Perawatan, Apri Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lapas dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan dan pemenuhan kebutuhan makanan yang layak.
“Kegiatan pengambilan sampel makanan dan usap alat dapur ini merupakan langkah preventif untuk memastikan makanan yang diberikan kepada warga binaan telah memenuhi standar kesehatan dan higienitas. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, ” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengawasan kualitas makanan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan warga binaan serta mendukung pelaksanaan pembinaan yang optimal.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang aman, sehat, dan layak konsumsi bagi warga binaan. Sinergi dengan instansi terkait diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan secara berkelanjutan.
(Humas Elkapur)
